Membumi Bukan Melangit di 0 MDPL Garut

Di bagian itu, Kugy dan Keenan akhirnya berkesempatan untuk merendam kaki mereka dalam air laut, di atas pasir pecahan kerang berwarna krim kekuningan. Ratusan anak ombak berkilau perak ditimpa sinar bulan. Karang-karang kecil bermunculan, tampak mengilap disepuh buih ombak. Selain mereka berdua, tak ada lagi orang di sana.

Oke, dua penggal paragraph di atas sudah cukup melukiskan buku apa yang sedang saya kulik. Teracuni dengan kisah cinta mereka yang super unyu menurut saya, membuat saya mengkhatamkan semua hal berbau Perahu Kertas karya Dee Lestari itu. Mulai dari novel, film, soundtrack, bahkan lagu instrumental backsound filmnya pun saya koleksi. Hingga akhirnya, sebagai agen neptunus yang baik di pergantian tahun pun saya ikut-ikutan ngetrip ke pantai sebagai bagian dari agenda mengunjungi markas. Saking korban filmnya, Rancabuaya pun dimasukkan dalam agenda saya di penghujung tahun 2013 lalu.
Menjelang Akhir Desember 2013,

Continue reading Membumi Bukan Melangit di 0 MDPL Garut

Kamu yang Genggaman Tangannya Terasa Menentramkan

Masih ingat di benakku momen 4 tahun yang lalu. Di aula SMKN 8 Jakarta, aku menengok ke arahmu yang duduk di barisan belakang peserta MOS, mengajukan ide untuk yel-yel kelas kita. Saat itu, aku tak tahu akan ada benang halus yang akan mengikat kita dalam perasaan melankolis ini. Hari berganti, semesta kembali berupaya mendekatkan kita. Di kelas kamu pindah duduk di bangku belakangku. Dan dimulailah persahabatan kita yang manis itu.

Begitu banyak hal yang mengesankan ada pada dirimu. Bahumu yang selalu sedia menyangga pipiku kala aku menangis di sekre, tanganmu yang selalu nyaman kugenggam saat aku menahan haru kala sertijab, kamu yang menenangkan diriku yang menangis cengeng saat sanlat terakhir kita, senyum jenakamu setiap melambaikan tangan dari jendela bus pada anak-anak di luar sana kala kita bepergian, kesediaanmu untuk menemaniku memotong batangan bambu yang mulai bertandang di musolah, hingga sekadar berkeliling sekolah demi mencari kain pel. Kamu, yang selalu bersedia menggenggam tanganku, memelukku saat airmata membanjir, menyempatkan waktu untuk tetap bersamaku di kala yang lain mulai menjauh dengan alasan-alasannya. Kau masih ingat itu kawan?

Continue reading Kamu yang Genggaman Tangannya Terasa Menentramkan

Amplop Penyebab Mulas

Hari menjelang sore. Aku masih saja terpaku pada scanner di kamar, mempersiapkan berkas untuk Erasmus Mundus hingga nada dering hp yang membuatku mengentikan sejenak aktivitas. Nama kontak ” 2745926 ” muncul di layar hp.

Len, besok usai wisuda saya mau ketemu. Jangan pulang dulu.

Dengan dahi berkerut, kukirimkan sms jawaban dan kulanjut aktivitas sore itu. Ya. aku harus mempersiapkan semua dokumen untuk seleksi beasiswa EPOG dari Erasmus Mundus. Besok, genaplah sudah semua waktu persiapanku. Sudah empat tahun aku merencanakan ini. Dan dengan wisuda besok,  berarti hanya tinggal persyaratan ijazah S1 yang belum kulengkapi.

Continue reading Amplop Penyebab Mulas

:)

Selalu suka ini 🙂

“Maukah kamu, bangun pagi ngeliat saya. Makan pagi eh ada saya lagi. Pulang kantor loh kok nongol muka saya. Sholat berjamaah imamnya saya. Kalau flu yang bikinin bubur encer saya. Pas lagi PMS nggak ada yang ditonjok, ya terpaksa nonjok saya. Kalau ngidam, yang beliin Magnum saya. Bagi tugas ganti popok sama saya. Nyuruh saya yang jawab, kalau anak-anak nanya pertanyaan jebakan kayak ‘mama adik bayi datengnya dari mana’. Diskusi mengenai pilihan universitas mereka sama saya. Lalu, skip skip skip, sampai nyabutin uban saya. Bikinin saya teh anget kalau masuk angin. Yah, semacam saya lagi, saya lagi setiap hari?”

“Taste Buds”, karangan Yunus Kuntawi Aji dan Kinsia Eyusa Merry.
Proposal semacam ini ituuu… aduh :3

source : Silent Hopes

Seketika Rindu

Rindu ini

Padahal baru kemarin kita bertemu

Ingatkah kau, memori pagi itu?

Kita salah mengambil susu untuk sarapan

Lalu saat malam, kita eksis di banyak foto

Sahabat, aku rindu

Pada memori-memori kebersamaan kita

Pada serpihan-serpihan kecil kelucuan yang kita buat

Dan tentang kebersamaan,

Aku ingin mendekapmu lebih erat dalam ukhuwah

Antara Ciganjur dan Kemang Raya 🙂

Permen Kiss

permen

Setelah sekian lama menunggu, hari yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba. Yuhuu, acara Pelatihan Mentoring di SMKN 8 Jakarta, 22-23 Desember 2012. Sebuah acara bertajuk ” PERMEN KISS ” ( Pelatihan Mentoring yang Kreatif, Ikhlas, Sabar dan Semangat ).

Sejenak dapat mengobati rasa rindu berkumpul dengan teman2 rohis 🙂

permen-ql

Qiyamul Lail

haru's0653

Mendengarkan materi

permen-outbound ikh

permen-outbound

Outbound

permen-mentor

Calon-calon mentor super 🙂

Dan yang paling membahagiakan adalaaah, I finally found my young sister~ *backsound I finally found someone. hehe

haru's0655

Sebenernya sih sepupu, sayanya aja yang ngaku2in dia sebagai adik. 😀

permen-eksis

Dua pemudi yang sempat membuat banyak pihak jengkel karena orang2 muhasabah, mereka malah narsis. Sempat membuat kehebohan karena eksis di banyak foto. hehe *lebay . Itu saya dengan Fajriyah Setiadiningsih

Sangat disayangkan, kebersamaan itu cepat sekali berakhir 😥