Kertas Waktu

Cikuray, 2.818mdpl

Pagi masih terlalu dini untuk datang menyapa dunia. Hanya seberkas warna orange yang muncul di langit bagian timur. Embun masih setia menempel di permukaan flysheet, sambil sesekali satu-dua bulirnya jatuh menerpa tanah. Udara masih terlalu dingin, aku merapatkan jaket polar sambil membetulkan letak topi kupluk yang menempel di kepala.

“Kamu tahu? 26 Mei 6 tahun yang lalu, masih dengan jaket polar yang ini, tepat beberapa langkah di depan tenda kita ini aku melakukan salat subuh sambil duduk karena terlalu banyak pendaki yang menunggu sunrise.”

Lawan bicaraku masih saja sibuk mengatur nyala api dari trangia.

Continue reading