Kamu yang Genggaman Tangannya Terasa Menentramkan


Masih ingat di benakku momen 4 tahun yang lalu. Di aula SMKN 8 Jakarta, aku menengok ke arahmu yang duduk di barisan belakang peserta MOS, mengajukan ide untuk yel-yel kelas kita. Saat itu, aku tak tahu akan ada benang halus yang akan mengikat kita dalam perasaan melankolis ini. Hari berganti, semesta kembali berupaya mendekatkan kita. Di kelas kamu pindah duduk di bangku belakangku. Dan dimulailah persahabatan kita yang manis itu.

Begitu banyak hal yang mengesankan ada pada dirimu. Bahumu yang selalu sedia menyangga pipiku kala aku menangis di sekre, tanganmu yang selalu nyaman kugenggam saat aku menahan haru kala sertijab, kamu yang menenangkan diriku yang menangis cengeng saat sanlat terakhir kita, senyum jenakamu setiap melambaikan tangan dari jendela bus pada anak-anak di luar sana kala kita bepergian, kesediaanmu untuk menemaniku memotong batangan bambu yang mulai bertandang di musolah, hingga sekadar berkeliling sekolah demi mencari kain pel. Kamu, yang selalu bersedia menggenggam tanganku, memelukku saat airmata membanjir, menyempatkan waktu untuk tetap bersamaku di kala yang lain mulai menjauh dengan alasan-alasannya. Kau masih ingat itu kawan?

Ada banyak hal yang ingin kulakukan bersamamu. Entah bepergian ke tempat-tempat yang jauh dengan dada yang berdebar karena cemas tempat asing yang akan kita kunjungi, atau hanya sekadar leyeh-leyeh di rumahmu, menghabiskan kue lebaran sambil berceloteh tentang banyak hal.

Telah beberapa kali aku bepergian namun hampa jika menengok di bangku sebelahku. Berpuluh kilometer kulalui. Tak ada senyum jenakamu, tak ada celetukan riangmu, tak ada dirimu. Meski waktu dan ruang tak mengizinkan kita terus bersama di setiap kesempatan, izinkan aku mengingatmu di tempat paling spesial, sebagai sahabat paling istimewa, yang mengukir terang langit malam. Kamu, perempuan 13 November.

Maaf sekali lagi bertindak cengeng. Dan, ajak aku ke Parung ya? Setidaknya, akan lebih mudah bagiku untuk membayangkan bagaimana keseharianmu di sana kelak. πŸ™‚

47025_624635650896298_1900054780_n

Advertisements

6 thoughts on “Kamu yang Genggaman Tangannya Terasa Menentramkan”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s