Hitam


Hitam akankah tetaphitam?

Semeraut wajah tak ramah, menanti jalan tak pasti

Kecemasan bahkan ketakutan menyerua kbermunculan dengan  angan

Khawatir semua kenangan terhapus

Takut kisah indah ini terhenti

Semakin dalam rasa takut ini, semakin sadar apa yang hati ini rasa

Walaupun alim ini tak menjaring ketenangan batin

Dan senyum itu tersirat hitam pekat, inilah batin cinta…

Tak ayal, tak dikenang, terkekang batin teramat tajam

Cinta tak suci ini, cinta tak membanggakan

Semakin dalam merajut, semakin tersiksa hati

Tak bersahabat dengan tujuan pasti yang lebih menjamin

Hanya mengalir mengikuti nafsu maunya manusia

Dorongan-dorongan setan lebih banyak melirih tajam

Keluarkan aku dari dusta ini, bukakan mata ini

Bernaung hitam tetap hitam, keluar hitam masihlah pekat

Berniat, aku meminta segala yang terbaik

Hidayah dan istiqomah serta segalanya tapi tak menyertai keinginan hati yang masih hitam

Jika nanti datangnya ruh tak lagi menyatu dengan raga, barulah mengerti hitam ini kan menyiksaku sampai jauh di alam yang berbeda

Della Jessyca Huzay

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s